03 Desember, 2009

Mari kita raih.. prestasi UN tertinggi

SOAL UJIAN NASIONAL

1. Dari 42 siswa kelas IA, 24 siswa mengikuti ekstra kurikuler pramuka, 17 siswa mengikuti ekstrakurikuler PMR, dan 8 siswa tidak mengikuti kedua ekstrakurikuler tersebut. Banyak siswa yang mengikuti kedua kegiatan ekstrakurikuler adalah ........

A.6 orang B. 7 orang C. 9 orang D.16 orang

2. Penduduk suatu perkampungan diketahui ada 182 jiwa berusia kurang dari 40 tahun, 128 jiwa berusia lebih dari 20 tahun, sedangkan 85 jiwa berusia di, antara 20 dan 40 tahun. Banyak penduduk di perkampungan itu adalah ........

A.395 jiwa B. 200 jiwa C.225 jiwa D.185 jiwa

3. Seorang pedagang membeli 2 karung beras masing-masing beratnya 1 kuintal dengan tara 2 %. Harga pembelian setiap karung beras Rp 200.000,00. Jika beras itu dijual dengan harga Rp 2.400,00 per kg, maka besar keuntungan adalah ........

A.Rp 34.000,00 B.Rp 56.000,00 C.Rp 68.000,00 D.Rp 80.000,00

4. Pada segitiga ABC, diketahui besar sudut C = 50°, sedangkan pelurus sudut B = 100°. Jenis segitiga ABC adalah ........

A.segitiga tumpul B.segitiga sembarang C.segitiga sama sisi
D.segitiga sama kaki

5. Keliling sebuah segitiga sama kaki 36 cm. Jika panjang alasnya 10 cm, maka luas segitiga itu adalah ........

A.360 cm² B. 180 cm² C.120 cm² D. 60 cm²

6. Keliling persegi ABCD = 64 cm. Luas persegi tersebut adalah ........

A.256 cm² B.128 cm² C.32 cm² D.16 cm²

7. Sebuah limas alasnya berbentuk jajaran genjang yang alas dan tinggi masing-masing 12 cm dan 10 cm. Jika volum limas itu 600 cm³, maka tinggi limas tersebut adalah ........
A.30 cm B. 15 cm C.10 cm D.5 cm

8. Limas T.ABCD diketahui panjang AB = BC = CD = AD = 14 cm. TA = TB = TC = TD = 25 cm. Jumlah luas sisi tegak adalah ........

A.336 cm² B.600cm² C.672 cm² D. 700cm²

9. Jari-jari alas sebuah kerucut 3,5 cm dan tingginya 12 cm. Jika digunakan = , maka luas kerucut itu adalah ........

A.132 cm² B.154 cm² C. 176 cm² D. 198 cm²

10. Volume sebuah kubus yang memiliki luas sisi 1.176 cm² adalah ........

A.1.331 cm³ B.2.197 cm³ C.2.744 cm³ D.4.096 cm³

Mau lebih....klik di sini ....masih kurang juga silahkan.....klik lagi. sukses ya

03 November, 2009

Pengumuman Kompetisi Matematika ke-26

Siswa yang ikut Kompetisi Matematika di SMP Negeri 13 Jakarta pada hari Minggu,1 November 2009 yang masuk Final adalah ....Download Peserta tersebut akan di uji lagi pada Hari Minggu,8 November 2009 pukul 08.00 - 10.00 di SMPN 13 Jl. Tirtayasa Jakarta . Selamat untuk yang berhasil dan sabar untuk yang belum beruntung

06 Agustus, 2009

Keindahan yang tak pernah habis



Bentuk-bentuk yang indah dapat dikembangkan dan terus dapat diciptakan oleh umat manusia yang kreatif. Bentuk pengubinan mungkin salah satu keajaiban matematika yang terus dapat dibuat oleh siapa saja,mulai dari anak-anak,remaja,bapak ibu, bahkan orang tua sekalipun. Caranya mudah: buat pola pengubinan berulang dan tidak ada celah (gap) maka anda telah menciptakan pola yang indah dan mengagumkan.
Perhatikan pola pengubinan yang sudah terkenal ini.








23 Juni, 2009

Rahasia kecantikan terdapat pada Matematika

Melihat judul di atas anda tentu heran,bagaimana matematika yang terkesan sulit dan garang, memilki suatu konsep keindahan dan kecantikan, coba simak penjelasan berikut ini.
Pada pelajaran matematika ada suatu perbandingan yang disebut Golden ratio (perbandingan mas) yang didasarkan pada barisan Fibonacci, dimana setiap bilangan pada barisan bilangan diperoleh dengan menjumlah bilangan dengan bilangan sebelumnya,seperti: 1,1,2,3,5,8,13,21,…

Kita akan melihat bagaimana barisan Fibonacci membentuk Golden Ratio,yang besarnya : Φ = 1.618 033 ...

Perhatikan setiap perbandingan bilangan asli dengan barisan Fibonacci:

1/1 = 1

2/1 = 2

3/2 = 1.5

5/3 = 1.666...

8/5 = 1.6

13/8 = 1.625

21/13 = 1.61538...

34/21 = 1.61905...

55/34 = 1.61764...

89/55 = 1.61861...

Jika proses ini dilanjutkan maka akan mengahasilkan suatu perbandingan yang sering disebut dengan "phi" (Golden Ratio ): Φ = 1.618 033 988 7...

Perbandingan ini sejak zaman dahulu sering digunakan oleh arsitek dan seniman untuk menghasilkan karya besar yang indah . Seperti: Parthenon, rahasia keindahannya adalah bentuk persegi panjang dengan perbandingan lebar dan panjang yang setara dengan golden ratio.









secara alamiah ditemukan pada bunga matahari.

Dibawah ini adalah topeng yang dibuat dengan Golden Ratio

Perhatikan artis Amerka Jessica Simpson, bila kita letakan topeng tadi pada wajahnya maka terpenuhi proporsional panjang hidung,jarak mata dan dagu sesuai dengan perbandingan mas (golden Ratio) keseluruhannya membentuk wajah yang kita katakan cantik!!









Coba anda tempelkan topeng tadi pada artis Indonesia, Dian Sastro...apakah Golden Rationya masih proporsional...kalau ya tentu kita katakan Dian memang cantik. Penasaran dengan topeng tadi coba pasang pada wajah kita (dengan bercermin).. tentu anda yang tahu apakah wajah kita memenuhi proporsi sesuai dengan golden ratio atau tidak, bila tidak, jangan kuatir masih ada orang melihat anda dengan inner beauty. Matematika memang indah dan cantik.








29 Mei, 2009

Bumi dan Ras Manusia Secara Matematis

Kehidupan sehari-hari manusia di sebuah desa


Bumi Kita

Bumi tempat manusia hidup memang berjalan sesuai mekanisme alam, berotasi pada porosnya,berevolusi terhadap matahari ,bersama matahari mengarungi angkasa luas.
Manusia bagian kecil dari makhluk hidup yang ada di bumi,sebenarnya dan seharusnya hidup dengan harmonisasi alam karena kita sesungguhnya bagian dari alam tersebut.
Kegiatan yang dilakukan manusia, seperti : industri,penggalian bahan tambang,penebangan hutan bukan untuk perbaikan bumi tetapi untuk mencapai kesenangan sesaat ras manusia.
Gempa bumi,gunung meletus,tsunami,tanah longsor adalah peristiwa alam yang cepat atau lambat akan terjadi karena kita bermukim di atas bumi yang labil. Manusia mengatakan bencana alam bila menimpa dirinya, peristiwa yang terjadi merupakan hal yang biasa terjadi pada alam. Kegiatan industri,penggalian bahan tambang,penebangan hutan dan sebagainya yang diperbuat manusia hanya mempercepat proses alam yang akan terjadi. Kasus Lumpur Lapindo, sebagai contoh, peristiwa semburan merupakan hal biasa pada alam tetapi dengan kecerobohan manusia proses alam tadi dipercepat, kita sebenarnya sedang menunggu rangkaian peristiwa berikutnya seiring cepatnya proses industri di segala bidang yang memanfaatkan sumber daya alam dengan luar biasa.
Analoginya begini, kita menggali lubang pada tanah datar , tanah digali terjadi lubang dan tumpukan tanah, bentuk tanah datar berubah reliefnya ada yang tinggi dan rendah, ada peristiwa alam yang terjadi dengan skala mikro, hitung secara matematis bagaimana bila penggalian dilakukan secara besar sebelum besar-besaran. Berikutnya tunggu apa yang akan menimpa kita. Tsunami,tanah longsor, gempa atau...semburan lumpur. Jadi proses tersebut dicetuskan dan dipercepat oleh manusia yang tidak hati-hati dan bijaksana dalam pengelolaan alam. Ras manusia mungkin musnah lebih cepat dengan perbuatannya. Bumipun tetap beredar dan berjalan sesuai mekanisme alam, penghuni bumi silih berganti, seperti musnahnya Dinosaurus. Hakekatnya pengelolaan sumber daya alam dengan bijaksana untuk memperlambat proses musnahnya ras manusia.
Mari kita hitung pemakaian bahan bakar kendaraan,: sebuah sepeda motor dalam sehari rata-rata mengkonsumsi 5 liter,bila dalam satu rumah rata-rata ada 2 sepeda motor, berapa pemakaian bahan bakar dalam sehari,sebulan,setahun dan bila dalam sebuah kota ada 5000.000 sepeda motor,berapa konsumsi bahan bakar dalam sehari,sebulan dan setahun. Bayangkan betapa bumi kita semakin keropos dan tunggu peristiwa yang akan menyertai , hematlah bahan Bakar




Bumi Yang Keropos

14 Januari, 2009

BOROBUDUR WARISAN DUNIA

Borobudur dan matematika
Bentuk candi Borobudur selain sangat indah dan mempesona juga menyimpan banyak pengetahuan yang perlu lebih di dalami oleh para ahli. Dalam bidang matematika bentuk-bentuk yang ada merupakan kajian-kajian yang sangat menarik . Perhatikan dengan cermat, ada berapa bentuk lingkaran pada candi tersebut? Apakah lingkaran-lingkaran tersebut memiliki titik pusat yang sama? Sebutkan letak titik pusat lingkaran tadi?
Bila anda pelajar yang baik dan pintar tentu dapat menjawab pertanyaan tadi dengan mudah dan bila direnungkan lebih dalam anda akan menghargai betapa nenek moyang kita sangat cerdas dan pandai.

Perhatikan bentuk sketsa Borobudur
Gambar 1




Ternyata bentuk dasar Borobudur dibuat dengan bantuan garis-garis yang saling bersilangan (grid),perhatikan gambar di bawah ini.
















Gambar 2,memperlihatkan bagaimana candi tersebut dibuat dengan berpikir matematis ( amati garis-garis yang berwarna biru )

Tinggi Borobudur memiliki perbandingan antara Head:Body:Foot sebesar 9:6:4




Nenek Moyang kita memang luar biasa, mudah-mudahan jejak-jejak mereka menjadi inspirasi siswa untuk belajar lebih keras dan bersemangat ternyata bangsa kita adalah bangsa yang besar dan cerdas.

Google
Belajarlah untuk masa depanmu

Ads

banner

Bangun Ruang

Catatan kecil untuk Anda

Read this document on Scribd: math is queen