Tampilkan postingan dengan label Suatu pikiran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Suatu pikiran. Tampilkan semua postingan

29 Mei, 2009

Bumi dan Ras Manusia Secara Matematis

Kehidupan sehari-hari manusia di sebuah desa


Bumi Kita

Bumi tempat manusia hidup memang berjalan sesuai mekanisme alam, berotasi pada porosnya,berevolusi terhadap matahari ,bersama matahari mengarungi angkasa luas.
Manusia bagian kecil dari makhluk hidup yang ada di bumi,sebenarnya dan seharusnya hidup dengan harmonisasi alam karena kita sesungguhnya bagian dari alam tersebut.
Kegiatan yang dilakukan manusia, seperti : industri,penggalian bahan tambang,penebangan hutan bukan untuk perbaikan bumi tetapi untuk mencapai kesenangan sesaat ras manusia.
Gempa bumi,gunung meletus,tsunami,tanah longsor adalah peristiwa alam yang cepat atau lambat akan terjadi karena kita bermukim di atas bumi yang labil. Manusia mengatakan bencana alam bila menimpa dirinya, peristiwa yang terjadi merupakan hal yang biasa terjadi pada alam. Kegiatan industri,penggalian bahan tambang,penebangan hutan dan sebagainya yang diperbuat manusia hanya mempercepat proses alam yang akan terjadi. Kasus Lumpur Lapindo, sebagai contoh, peristiwa semburan merupakan hal biasa pada alam tetapi dengan kecerobohan manusia proses alam tadi dipercepat, kita sebenarnya sedang menunggu rangkaian peristiwa berikutnya seiring cepatnya proses industri di segala bidang yang memanfaatkan sumber daya alam dengan luar biasa.
Analoginya begini, kita menggali lubang pada tanah datar , tanah digali terjadi lubang dan tumpukan tanah, bentuk tanah datar berubah reliefnya ada yang tinggi dan rendah, ada peristiwa alam yang terjadi dengan skala mikro, hitung secara matematis bagaimana bila penggalian dilakukan secara besar sebelum besar-besaran. Berikutnya tunggu apa yang akan menimpa kita. Tsunami,tanah longsor, gempa atau...semburan lumpur. Jadi proses tersebut dicetuskan dan dipercepat oleh manusia yang tidak hati-hati dan bijaksana dalam pengelolaan alam. Ras manusia mungkin musnah lebih cepat dengan perbuatannya. Bumipun tetap beredar dan berjalan sesuai mekanisme alam, penghuni bumi silih berganti, seperti musnahnya Dinosaurus. Hakekatnya pengelolaan sumber daya alam dengan bijaksana untuk memperlambat proses musnahnya ras manusia.
Mari kita hitung pemakaian bahan bakar kendaraan,: sebuah sepeda motor dalam sehari rata-rata mengkonsumsi 5 liter,bila dalam satu rumah rata-rata ada 2 sepeda motor, berapa pemakaian bahan bakar dalam sehari,sebulan,setahun dan bila dalam sebuah kota ada 5000.000 sepeda motor,berapa konsumsi bahan bakar dalam sehari,sebulan dan setahun. Bayangkan betapa bumi kita semakin keropos dan tunggu peristiwa yang akan menyertai , hematlah bahan Bakar




Bumi Yang Keropos

14 Januari, 2009

BOROBUDUR WARISAN DUNIA

Borobudur dan matematika
Bentuk candi Borobudur selain sangat indah dan mempesona juga menyimpan banyak pengetahuan yang perlu lebih di dalami oleh para ahli. Dalam bidang matematika bentuk-bentuk yang ada merupakan kajian-kajian yang sangat menarik . Perhatikan dengan cermat, ada berapa bentuk lingkaran pada candi tersebut? Apakah lingkaran-lingkaran tersebut memiliki titik pusat yang sama? Sebutkan letak titik pusat lingkaran tadi?
Bila anda pelajar yang baik dan pintar tentu dapat menjawab pertanyaan tadi dengan mudah dan bila direnungkan lebih dalam anda akan menghargai betapa nenek moyang kita sangat cerdas dan pandai.

Perhatikan bentuk sketsa Borobudur
Gambar 1




Ternyata bentuk dasar Borobudur dibuat dengan bantuan garis-garis yang saling bersilangan (grid),perhatikan gambar di bawah ini.
















Gambar 2,memperlihatkan bagaimana candi tersebut dibuat dengan berpikir matematis ( amati garis-garis yang berwarna biru )

Tinggi Borobudur memiliki perbandingan antara Head:Body:Foot sebesar 9:6:4




Nenek Moyang kita memang luar biasa, mudah-mudahan jejak-jejak mereka menjadi inspirasi siswa untuk belajar lebih keras dan bersemangat ternyata bangsa kita adalah bangsa yang besar dan cerdas.

04 Desember, 2008

Ulangan Semester pertama Tahun 2008


Sebuah Pesan
Siapkan diri sebaik mungkin, kelas VII merupakan awal mengikuti kegiatan ulangan semester di SMP karena itu kalian harus benar-benar siap dan jangan samakan seperti waktu masih di SD, kelas VIII yang " masih senang bermain " harus berubah menjadi siswa yang dapat di andalkan. dan kelas IX tidak ada waktu untuk "bermain", inilah saatnya kalian menyiapkan diri menjadi yang terbaik menuju sekolah idaman.

13 Mei, 2008

Potret Buram Dunia Pendidikan di Indonesia

SISI GELAP DUNIA siswa DALAM BELAJAR

Siswa pada umumnya dalam belajar berharap dapat mengerti apa saja yang telah dipelajari namun dalam perjalanan untuk mencapai hasil yang maksimal sering tergoda dengan hal-hal yang menyimpang. Berikut ini hasil observasi tingkah- laku siswa dalam menghadapi ulangan harian,ulangan mid semester, ulangan semester dan ujian ( Nasional atau sekolah).


  1. Cara klasik

Siswa yang ingin menyontek sering gelisah, duduk tidak tenang seolah-olah kursinya berpaku,tengok kiri-kanan,melirik, mengamati guru yang ada, pandangan sering kebawah meja untuk melihat buku atau catatan, bisik-bisik/berkata lirih, membuat ulah/pura-pura bertanya agar guru lengah dalam pengawasan.

  1. Semi klasik

Siswa dalam menyontek menyusun strategi dengan temannya, ada yang mengangkat kertas ulangan agak tinggi agar temannya dapat melihat, memberikan tanda/kode bila soal pilihan ganda pegang dahi adalah a, pegang kuping c dan sebagainya tergantung perjanjian dengan temannya, menukar kertas buram dengan sisipan contekan, kertas contekan diselipkan di tempat pensil,kaos kaki atau baju, bila kelas lain sudah ulangan siswa mencari bocoran soal, membuat kamuflase kertas catatan langsung diselipkan pada lembar soal.

  1. Cara konvensional

Strategi nyontek yang lebih terencana bergiliran izin keWC,tukar-menukar informasi di WC, meninggalkan pesan di WC, menyimpan buku/catatan di WC.

  1. Semi konvensional

Hal ini sering terjadi pada pelaksanaan ujian nasional karena melibatkan orang ketiga yang bukan siswa, memberikan tanda/kode pada siswa dengan membuat janji di WC, memberikan bunyi-bunyian, tanda morse atau yang lain, mengganti jawaban siswa dengan jawaban yang benar ,melalui sms,memberikan bocoran soal.

  1. Cara muktahir

Hasil ujian siswa secara politis dikonversi (disesuaikan agar lebih banyak yang lolos, eh! Maaf lulus,gitu loh) atau cara lain intervensi operator komputer penginput data hasil UN ( bahasa yang terlalu tinggi untuk siswa ).

Demikian hasil pengamatan,renungan,analisis,dan sintesis semoga menjadi pemikiran kita semua untuk apa sebenarnya belajar, mencari ilmu atau nilai. Pada siswa yang benar-benar mengerti apa yang sudah dipelajari tetaplah tekun menggali ilmu pengetahuan kelak kalian akan memahami tujuan belajar.











Belajar jujur pada diri sendiri dan jangan nyontek


Google
Belajarlah untuk masa depanmu

Ads

banner

Catatan kecil untuk Anda

Read this document on Scribd: math is queen
water fall water fall water fall water fall